Adakan Pesantren Kilat, Santri Semangat Datangi Masjid

Adakan Pesantren Kilat, Santri Semangat Datangi Masjid

Masjid Nuurussobiir Ibun mengadakan pesantren kilat. Pesantren ini terbuka bagi umum dan Santri/Santriwati diniyah. Ada pun yang di khususkan untuk mengikuti pesantren adalah santri/santriwati dari kelas tiga (3) SD sampai SMA, meski begitu anak anak TK ataupun SD kelas 1 dan 2 juga ikut berpartisipasi.

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Madrasah Masjid Nuurussobiir yang berada di Kampung Pencul Rt 03/03 Desa Dukuh Kecamatan Ibun.

 

Dengan diikuti oleh dua puluh tujuh (27) santri, acara berlangsung lancar dan khidmat. Pengenalan agama sejak dini sangat perlu dilakukan guna membentuk karakter yang baik, cerdas, beriman, bertaqwa, berakhlak mulia serta sehat lahir batin. Dengan adanya pesantren kilat ini juga menunjukan kecintaan umat muslim pada penciptanya serta sebuah cara yang dilakukan pembimbing pesantren dan DKM untuk meningkatkan literasi di Kabupaten Bandung.

 

Dilaksanakan selama empat hari terhitung dari hari Selasa tanggal 24 Desember 2019, para santri diajarkan untuk selalu mengamalkan kewajiban sebagai seorang muslim. Kegiatan sanlat ini diisi dengan tahfidz Quran, kitab, serta hapalan hadist.

 

Ustadz Ida Mustofa selaku DKM Nuurussobiir menyampaikan jika sanlat ini merupakan program yang sangat bagus dan sangat mendidik. Banyaknya anak anak yang mulai terbawa arus dari tontonan sinetron di tv membuat beliau miris. Menurutnya berkumpul dan belajar di masjid akan lebih berguna dan dapat membawa dampak positif.  Beliau berharap jika pada sanlat berikutnya akan lebih banyak lagi yang mengikuti sanlat ini.

 

Pernyataan Ustadz Ida ini sejalan dengan pidato Bapak Bupati Bandung, H. Dadang M. Nasser pada peringatan hari santri 1 November lalu di Dome Balerame Sabilulungan, jika dalam era digital ini nilai nilai keagamaan jangan sampai dikesampingkan. Dengan menyertakan setiap nilai keagamaan dikehidupan sehari hari tentu akan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan tentram.

 

Meski dengan fasilitas yang sederhana para santri tetap semangat dan giat mengikuti sanlat ini. Ustadz Aceng berharap percepatan bangunan akan segera di lakukan dengan adanya dukungan dari masyarakat dan pemerintah setempat untuk menunjang kenyamanan santri.

 

"Alhamdulilaah anak-anak santri/yah sangat semangat mengikuti semua kegiatan sanlat, bahkan semua santri inisiatif sendiri tanpa di suruh sama ustadz mereka untuk tidur/mondok di madrasah selama sanlat berlangsung. Semoga secepatnya kami bisa membangun kobong untuk santri/yah. Dan mudah mudahan kedepanya ketika sanlat, para santri/yah sudah ada bangunan kobong yang nyaman untuk semuanya. Ujar Ustadz Aceng

 

 

Penulis: Wildan Maulana

 

artikel ini telah tayang di http://www.dukuh.desa.id/first/artikel/132 dengan judul "Adakan Pesantren Kilat, Santri Semangat Datangi Masjid"

Dipost Oleh KimMadani

Post Terkait

Tinggalkan Komentar