BUPATI BANDUNG DISANJUNG KIM MUTIARA HATI BOGOR

BUPATI BANDUNG DISANJUNG KIM MUTIARA HATI BOGOR

Study Banding FK KIM Kab. Bandung (KIM Sabilulungan) di sambut dengan baik oleh KIM Mutiara hati Bogor

KNJ - Kedatangan kunjungan Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfo) kabupaten Bandung yang diiringi oleh Forum Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat (FK-KIM) Kab. Bandung  disambut baik oleh Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Mutiara Hati Desa Tapos Satu Kec. Tenjolaya Kab. Bogor.

Ketua KIM Mutiara Hati Hendi Gunsal mengatakan, dengan adanya kunjungan ini pihak nya merasa bangga, bahkan sebagai motivasi pula karena kunjungan ini suatu kehormatan bagi dirinya serta pengurus, sehingga kehadiran Diskominfo Kabupaten Bandung bersama Forum KIM Kab. Bandung kami sambut baik.

Hendi menceritakan, terlebih beberapa bulan kebelakang saya hadir di Diskominfo Kab.Bandung, sebagai pengisi materi dihadapan saya saat itu apresiasi Bupati Bandung sangat lah baik, juga stakhe holder yang ada begitu sangat mendukung akan keberadaan KIM. Lain hal nya di kami dinas kurang respon, semoga kehadiran KIM dari Kabupaten Bandung menjadi pemicu juga kepada kami agar dapat pengakuan yang sama.

Menurut Hendi, regulasi pembentukan KIM hingga kini masih mengacu pada permen kominfo saja cantolannya, tapi harus ada perda juga peraturan bupati sebagai dasar kekuatan payung hukum untuk pembentukan KIM di tingkat desa.

Ia menilai saat ini pembentukan KIM masih lemah karena belum adanya perbub, sehingga responya belum begitu antusias. " Nah, dengan ada nya perbub pasti akan lebih mendasar cantolannya. Kalau saja Kabupaten Bandung bisa memberikan contoh lebih duluan bisa kami yang meniru ke KIM Kabupaten Bandung, "ujarnya.

Diakui Hendi, saat ini KIM jabar pun belum bisa mendorong melahirkan Perda, karena sampi saat ini belum ada realisasi. "Saya tahu karena merintis KIM Mutiara Hati sejak 2013, melibatkan dari PSKS, modal kami punya jiwa sosial," katanya.

Dengan adanya KIM tambah Hendi Gunsal, masyarakat bisa melek informasi, dan menghindari penyebaran informasi hoax. Meski kami berada di kaki Gunung Salak tapi saat ini tidak kampungan banget bisa mengenal digital, dan bisa memberdayakan masyarakat melalui peningkatan ekonomi pertanian," tandasnya.

Ketua FK-KIM Kab. Bandung Atep Kusman mengatakan, ucapan terimakasih atas penyambutan tuan rumah KIM Mutiara Hati. Kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan pengurus KIM sebagai study tiru, karena KIM mutiara hati dari berdiri sejak 2013 hingga sekarang mampu berdisi mandiri tanpa campur tangan pihak lain.

" Ini merupakan salah bentuk nyata dukungan Diskominfo Kab. Bandung dalam melakukan pembinaan FK-KIM Kab.Bandung dengan mengikut sertakan pengurus sejumlah 6 prang diberangkatkan study ke KIM Mutiara Hati guna menambah pengetahuan juga perkembangan KIM di Kabupaten Bandung, " ungkap Atep Kusman di Bogor, Jum'at (20/12/19).

Atep menegaskan, setelah beberapa kali pelatihan kemudian kunjungan mengenai KIM, semakin optimis bahwa KIM Kabupaten Bandung akan maju menyusul KIM yang telah lebih berdiri, maju mandiri dan berdaya saing.

Dan lebih optimis nya terlebih setelah melakukan komunikasi dengan beberapa KIM Kabupaten lain kurang dukungan dari pemerintah, sementara KIM yang ada di Kabupaten Bandung respon nya sangat baik. Di awali dari Bupati, eksekutif juga legislaifnya mendukung. Terutama ynag selalu jadi sirik pihak luar untuk Diskominfo Kabupaten Bandung yang begitu serius membimbing keberlangsungan perkembangan KIM yang sedikit demi sedikit terus bertambah tiap desa mulai membentuk.

Tentu KIM ini hadir menjadi sebuah kebutuhan karena kim hadir dari, oleh dan untuk masyarakat, menjalin hubungan baik dengan pemerintah setempat maupun daerah. Dengan menciftakan komunikasi supayanterjalin harmonisasi dengan baik guna kepentingan masyarakat, KIM hadir dapat mendorong Indeks Pembangunan Manusia (IPM) maupun sumber lainya.#

Post Terkait

Tinggalkan Komentar