Dinas Komunikasi, Informatika dan Statisktik Gelar Sosialisasi Penerapan Keterbukaan Informasi Publik dan Diseminasi Informasi Publik

Dinas Komunikasi, Informatika dan Statisktik Gelar Sosialisasi Penerapan Keterbukaan Informasi Publik dan Diseminasi Informasi Publik

Selasa (12/11/2019), Dinas Komunikasi, Informatika dan Statisktik menggelar Sosialisasi Penerapan Keterbukaan Informasi Publik dan Diseminasi Informasi Publik di aula Oriza Sativa Dinas Pertanian kabupaten bandung.

 

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Kelompok Informasi Masyarakat, dengan narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Kesehatan dan Dinas Komunikasi dan Informasi. Dengan melibatkan KIM sebagai agen informasi, Diskominfo berharap meningkatnya peran serta masyarakat dalam keterbukaan informasi publik. Begitupula BPS, jika dengan adanya KIM maka diharapkan mampu membuat terobosan tentang informasinya kepada masyarakat.

 

Pada sosialisasi ini, Badan Pusat Statistik menyampaikan pentingnya Sensus penduduk 2020 yang akan dimulai pada Februari 2020. Beliau menerangkan, tahun ini sensus akan dilakukan berdasarkan database dari Disdukcapil berdasarkan Nomor Induk Keluarga.

 

Akan ada dua tahapan besar yaitu, akan dilakukan melalui situs online pada Februari sampai Maret dengan mengisi kuesioner dari BPS. Dan melalui sistem Door to Door oleh petugas yang akan mewawancara langsung berdasarkan android pada bulan Juli.

 

Beliau berpesan jika lambang sensus harus disosialisasikan Lalu apa manfaat dari data statistik ini? manfaatnya adalah kita bisa melihat peluang dalam suatu wilayah. Dengan menggunakan sistem online juga dapat meninkatkan intelektual.

 

Dinas Kesehatan juga mensosialisasikan pentingnya Stunting bagi generasi penerus. Beliau berpesan untuk menjaga kesehatan gizi bukan hanya pada bayi yang baru lahir tetapi juga harus sejak masa kehamilan. 

 

Lalu, Dinas komunikasi dan informasi menyampaikan program E-lapor. E-lapor merupakan tempat layanan pengaduan yang berbasis online yang dibuat oleh Diskominfo Kabupaten Bandung untuk memudahkan masyarakat ketika menyampaikan aspirasi dan pengaduan kepada pemerintah.

 

Dalam membuat laporan, masyarakat tidak perlu cemas tentang indentitasnya karena nama identitas pengadu dianonimkan dan dilindungi oleh pemerintah. Sejauh ini, Soreang, Katapang dan Arjasari adalah wilayah yang paling banyak melakukan pengaduan. Diskominfo menyampaikan jika pemerintah menerima aspirasi masyarakat dan serius melakukan pembangunan.

 

Artikel ini telah tayang di lapdgtk.blogspot.com/ dengan judul Dinas Komunikasi, Informatika dan Statisktik Gelar Sosialisasi Penerapan Keterbukaan Informasi Publik dan Diseminasi Informasi Publik, https://lapdgtk.blogspot.com/2019/11/dinas-komunikasi-informatika-dan.html 

Penulis : KIM Madani

Editor : Teti Fitriyanti

Dipost Oleh KimMadani

Post Terkait

Tinggalkan Komentar