KIM Agen Informasi Strategis Bagi Wujudkan Pembangunan Wilayah 1000 Kampung

KIM Agen Informasi Strategis Bagi Wujudkan Pembangunan Wilayah 1000 Kampung

Rakor FK KIm Kab. Bandung di Hadiri KIM Jabar

 

Soreang - Geliat perkembangan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Bandung semakin mangkrak saja. Pasalnya, setelah adanya kepengurusan Forum KIM tingkat Kabupaten dapat di rasakan, disamping ke aktifan para pengurus nama KIM ini semakin merebak saja, hingga FK-KIM Jabar turut andil bagian dalam melakukan pembinaan.

"Kini peran fungsi KIM sebagai agen informasi yang sangat strategis dalam memajukan pembangunan di wilayahnya, mulai tingkat desa hingga Kabupaten, "ungkap Ketua FK-KIM Jawa Barat Ir. Yus Hartiman didampingi oleh sekretaris Asep Wahyu Hermawan serta Bidang Publikasi M. Edwandi. Saat menghadiri Rapat Kordinasi (Rakor) FK KIM Kab. Bandung, yang diselenggarakan di Aula rapat Diskominfo Kab. Bandung, Senin (23/).

Menurut Yus, kedepan KIM harus bisa mengembangkan potensi-potensi yang ada di desa nya, sehingga dengan adanya KIM bisa mendukung program pemerintah guna kepentingan masyarakat. Akan tetapi KIM jangan jadi kelompok Tani atau ternak, sehingga hilang jati diri dalam mengembangkan informasi," ucapnya.

"Perlu adanya penguatan dan pelatihan pengurus kim tingkat Kab.Bandung," pinta Ketua Jabar.

Optimalisasi sinergitas pengelolaan informasi melalui pemberdayaan masyarakat, memang sangat tepat. Apalagi mampu mengoptimalkan KIM desa sebagai pengelola informasi, "tambah Asep Wahyu Akrab di panggil Romi.

Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung Ir.Hj. Atih Witartih, M.Si didampingi Kabid IKP mengatakan, semenjak terbentuk nya KIM di Kab. Bandung, Diskominfo terus melakukan upaya pembinaan dalam meningkatkan kemampuan KIM sebagai penyaji informasi yang baik. Terlebih di kolaborasikan dengan program Bupati Bandung dengan konsep strategis 1000 Kampung.

"Nah dengan adanya KIM ini, diharapkan mampu mendorong program tersebut melalui pemberdayaan masyarakat dengan menampilkan berbagai potensi desa yang beragam," katanya.

Dengan adanya KIM ini mampu menjadi agen informasi diwilayah sendiri, dan sebagai ujung tombak informasi timbal balik, dari pemerintah kepada masyarakat juga sebaliknya. Misalkan pemerintah punya program 1000 kampung, nah yang menyampaikan informasi kepada masyarakat yaitu KIM.

Selain itu Kata Kadis, KIM ini harus mampu mengoperasikan Open SID melalui website desa. Silahkan di optimalkan dan kordinasikan dengan kepala desa agar tujuan satu data di indonesia segera terwujud," katanya.

Pada kesempatan yang sama Ketua FK KIM Kab. Bandung Atep Kusman mengucapkan selamat datang dan terimakasih, atas kehadiran FK KIM Jawa Barat, juga Diskominfo yang telah memberikan fasilitas kegiatan, sehingga Rakor dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Tidak lupa tambah Atep, teman pengurus KIM yang hadir lebih kurang dari 20 orang. Namun, dengan adanya kegiatan Rapat Kordinasi ini semoga menjadi penyemangat juga motivasi bagi pengurus Forum Kabupaten yang baru terbentuk.

Ia berharap, semoga para pengurus tetap menjaga kekompakan, solid dalam menjalankan tugas diawali dengan niat ikhlas. Dan, tetap optimis bahwasanya KIM Kab.Bandung akan maju bersama dengan kerjasama dan kerja bersama-sama,"pintanya.

 

 

Post Terkait

Tinggalkan Komentar