LAGADAR FAIR 2019

LAGADAR FAIR 2019

Lagadar Fair 2019

Lagadar Fair 2019 Munculkan Kreativitas Seni dan Budaya Desa Lagadar

 

BANDUNG – Pemerintah Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung menggelar acara Lagadar Fair tahun 2019, Sabtu (27/72019).

Acara tersebut bertujuan untuk memperlihatkan potensi yang ada di Desa Lagadar, seperti kesenian, kebudayaan, dan produk unggulan desa.

 

Ternyata Desa Lagadar selama ini mempunyai potensi yang dapat menjadi kebanggaan bagi masyarakatnya dan pemerintah daerah Kabupaten Bandung.

Kades Lagadar, Ujang Saepudin, menjelaskan bahwa pihaknya terus memberikan motivasi dan sosialisasi terhadap masyarakat untuk memunculkan potensi dan kreativitas yang dapat mensejahterakan juga kebanggaan, Sehingga nantinya akan menjadi aset.

“Ada sekitar 14 paguron bidang kesenian diantaranya pencak silat, calung, jaipong, reog dan masih banyak yang lainnya, dan para UMKM 21 RW. Saya sangat berterima kasih atas dukungan masyarakat yang sudah membantu juga antusias mengikuti Lagadar Fair dan Insya Allah tahun berikutnya akan menjadi agenda rutin tiap tahunnya. serta diharapkan Pemda Kabupaten Bandung juga memberikan fasilitas gedung budaya untuk setiap kegiatan,” kata Ujang.

Saat yang sama, Camat Margaasih, Drs. Asep Ruswandi M.Si menuturkan bahwa, adanya Lagadar Fair 2019 dirinya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut yang memunculkan potensi bidang kesenian dan budaya serta produk unggulan dari setiap UMKM.

“Dengan tujuan untuk peningkatan perekonomian masyarakat, membangun karakteristik masyarakat dan menjaga tradisi budaya,” katanya.

Lanjut Camat, Pemda Kabupaten Bandung diharapkan dapat membantu dan memberikan ruang untuk desa lagadar guna memperlihatkan produk unggulannya dan diikut sertakan dalam setiap event.

Ditempat yang sama pula, Kabid Kebudayaan Kabupaten Bandung Dr. Aten Sonadi S. sos yang mewakili Kadisparbud dan sekaligus bupati Bandung yang berhalangan hadir karena kepentingan lain, pihaknya mengapresiasi sekali adanya Lagadar Fair 2019 sekligus melihat potensi desa Lagadar saat ini dan rencananya bahwa desa lagadar akan diikut sertakan dalam setiap event dalam memperkenalkan potensi kesenian, budaya, dan UMKM yang perlu dikembangkan di desa Lagadar.

“Kampung budaya atau kampung wisata yang ada di Kabupaten Bandung karena mengacu pada program bupati yakni Bandung 1.000 kampung lewat sabilulingan, maka pihak Disparbud perlu mendorong bagaimana keunikan tiap Desa agar dapat muncul dan dapat menjadi suatu kebanggaan bagi masyarakatnya,” katanya.

Seni budaya yang ada di Kabupaten Bandung diharapkan menjadi Industri kreatif bukan hanya tarian saja dan produk unggulan, namun ciri suatu bangsa yang dapat menjaga dan membangun karakter bangsa dan membangun peradaban,

“Maka melalui Kampung budaya kita bisa melihat dan sekaligus mengembangkannya untuk menjadi Industri kreatif wisata dan budaya.” jelas Aten Sonadi

Dipost Oleh Kim_lagadar

Post Terkait